Dafter isi

t;
Tampilkan postingan dengan label ilmu penyakit dalam (Hepatologi). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu penyakit dalam (Hepatologi). Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2013

Hepatitis Fulminan


Suatu jenis klinis hepatitis yang jarang terjadi, dimana perjalanan penyakit berkembang dengan cepat, terjadi ikterus yang smakin berat, kuning seluruh tubuh, timbul gejala neurologi atau ensefalopati hepatic, kemudian masuk ke dalam keadaan koma dan gagal hati akut

Hepatitis Kronik


Dikatakan hepatitis kronik bila penyakit menetap, tidak menyembuh secara klimak atau laboratorium atau pada gambaran patologi anatomi, selama 6 bulan.

Selasa, 05 Maret 2013

Hepatitis Akut


Penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya nekrosis pada hati. Biasanya disebabkan oleh virus yaitu virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C,dan virus-virus lain

Amebiasis Hati


Penyebabnya adalah Entsmoeba hystolitica yang menyerang saluran cerna dan sebagai komplikasi mengenai alat di luar saluran cerna seperti hati,paru-paru, otak, dan kulit, Amebiasis hati lebih banyak menyerang laki-laki.

Kolesistitis Kronik


Kolesititis Kronik adalah suatu keadaan dimana mulkosa dan jaringan otot polos kandung empedu diganti dengan jaringan ikat, sehingga kemampuan memekatkan empedu hilang. Disebabkan oleh kolesistitis akut yang berulang-ulang. Gambaran klinis mirip keadaan akut, yaitu nyeri perut kanan atas, kolik bilier,atau hanya rasa tidak enak di epigastrium,. Terdapat demam ringan dan , hiperbilirubinemia ringan

Kolesistitis Akut


Kolesititis akut adalah reaksi inflamasi akut dinding kandung empedu
Etiologi
            Umunya kolesistis disebabkan oleh batu empedu. Sumbatan batu empedu pada dukyus sistikus menyebabkan distensi kandung empedu dan gangguan aliran darah dan limfe,bakteri komensal kemudian berkembang biak. Penyebab lain adalah kuman-kuman pengaruh enzim-enzim pancreas.

Rabu, 24 Oktober 2012

Kolelitiasis


Pada umumnya batu empedu dapat dibagi menjadi 3, tipe, yaitu:
1.       Tipr kolestrol
2.       Tipe pigmen empedu
3.       Tipe campuran

Beberapa factor risiko terjadinya batu empedu antara lain jenis kelamin, umur, hormon wanita,infeksi (kolesistitis), kegemukan,paritas,serta factor genetic. Terjadinya batu kolestrol adalah akibat gangguan hati yang nebgkskresikan kolestrol berlebihan hingga kadar diatas nilai kritis kelarutan kolestrol dalam empedu. Sedangkan tipe pigmen biasanya adalah akibat proses hemolitik / infestasi Escherichia coli / Ascaris lumbricoides ke dalam empedu yang dapat mengubah bilirium diglukuronida menjadi bilirubin bebas yang menungkin dapat menjadi Kristal kalsium bilirubin

Sirosis Hepatis


Sirosis hepatis  adalah penyakit yang ditandai oleh adanya peradangan difus dan menahun pada hati, diikuti dengan proliferasi jaringan ikat, degenerasi, dan regenerasi,dan regenerasi sel-sel hati, sehingga timbul kekacauwan dalam susunan parenkim hati.

Etiologi
            Secara marfologi, sirosis dibagi menjadi atas jenis mikronodular (portal) makronodular(pascanekrotik) dan jenis campuran, sedang dalam klinik dikenal 3 jenis, yaitu portal pascanekrotik, dan bilier. Penyakit-penyakit yang diduga dapat menjadi penyebab sirosis hepatis antara lain maulnutrisi, alkoholime, virus hepatitis, kegagalan jantung yang menyebabkan bendungan vena hepatica, penyakit Wilson, hemokromatosis,zat tokasin dan lain-lain